Ciri Ciri Penyakit Campak Pada Balita

Ciri Ciri Penyakit Campak Pada Balita

Fakta Menyebutkan Terdapat 5000 Kasus dari Wabah Campak Di Berbagai Negara !

Banyaknya wabah ini jelas jelas menjadi hal yang harus kita waspadai dan jangan menganggap remeh penyakit campak apalagi pada balita.

Apasih Itu Campak ?

Campak merupakan sejenis infeksi akibat dari virus. Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam di tubuh dan bisa menular. Bahkan lebih mudah menular daripada flu. Campak bisa menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Gejala campak pun bisa muncul 1-3 minggu setelah virus campak masuk dalam tubuh. Penularan penyakit campak biasanya melalui udara dari satu orang ke orang lain. Penyakit campak ini sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya, dan terjadi apabila kita memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Campak lebih sering terjadi pada balita namun orang dewasa juga bisa mengalaminya

 

Gejala Campak Yang Terjadi Pada Bayi :

  • Timbul bintik, adanya ruam kemerahan dan berair pada permukaan kulit bayi.
  • Nafsu makan hilang dan tidak mau makan.
  • Bayi akan sering rewel dan menangis karena adanya rasa nyeri dan sakit pada kepala.
  • Batuk dan mata berair juga disertai dengan adanya demam diatas 38 derajat celcius.
  • Mata nampak merah
  • Biasanya nayi yang terkena penyakit campak tidak suka dengan cahaya dan ruang yang terang
  • Kadar trmbosit dan darah menurun drastis sehingga membuat bayi mudah memar.

Seringkali orang terkecoh dengan adanya penyakit ini sehingga salah dalam mendiagnosis penyakitnya,dan kebanyakan lebih meminum obat dalam menyembuhkan gejala yang timbul, penyakit ini sering sekali mewabah apalagi pada musim pancaroba dan faktor lingkungan yang kotor.

Cara pencegahan penyakit campak pada balita seperti, pencegahan yang sering dilakukan dan ampuh bagi balita dengan cara, memeberikan vaksin campak dan mengikuti progam imunisasi rutin pada balita , seperti pemberian pertama kali vaksin MMR pada balita berusia 12-15 bulan dan pemberian kedua kali pada saat berusia 5-6 tahun.

Cara Mengobati Campak Pada Balita :

Pada umumnya, campak pada balita dapat teratasi dengan cara menaikan daya tahan tubuh yang optimal, dalam cara pengembalian daya tahan tubuh tersebut, ada beberapa cara untuk melawan virus campak, diantaranya :

1. Penambahan Asupan Cairan

Berikan banyak cairan adar terhindar dari dehidfrasi, konsumsi air putih dapat melegakan pada tenggorokan yang terasa gatal akibat batuk, ingat pada saat demam dengan temperatur tinggi, kebutuhan tubuh akan cairan dibutuhkan otomatis dan sangat meningkat.

2. Redakan Demam

Bagi ibu untuk meredakan panas si buah hati , hal yang perlu dilakukan selanjutnya adalah meredakan demamnya, ibu bisa memeberinya parasetamol atau ibuprofen dalam bentuk cairan, apabila suhu tubuh mulai kembali normal, maka campak dengan sendirinya akan membaik.

3. Vaksinasi Camapak

Cara pemberian vaksin juga dapat kamu lakukan, dengan bantuan dokter, dan pemeberian suntikan serum globulin imun untuk bayi, akan dilakukan setelah 6 hari di diagnosa terpapar oleh virus rubeolla penyebab campak.

4. Terapi Uap

Munculnya penyakit campak bisa dibarengi dengan adanya seperti pilek, namun jika dibiarkan, dengan kondisi hidung yang pengap tersumbat ini akan membuat sikecil tidak nyaman , untuk itu atasi dengan cara pilihan terapi uap.

5. Perbanyak Vitamin A

Proses penyembuhan dan komplikasi yang terjadi pada balita yang terkena penyakit campak, bisa di bantu dalam proses penyembuhan dengan cara pemberian vitamin A.

Berikut beberapa infomasi bagi ibu untuk mewaspadai akan terjadinya campak pada sikecil, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.

By https://www.grosirherbalindonesia.com

 

Wanita 22 tahun yang tertarik dengan skincare dan makanan organik. Selama 3 tahun menghabiskan waktunya membuat artikel kesehatan dari berbagai sumber khususnya dalam pemanfaatan obat herbal. Tujuannya menulis untuk memotivasi dirinya agar menjalankan pola hidup sehat dan menyebarkan informasi. Nabila berkomitmen membatasi junk food dan olahraga rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
×
Konsultasi yuk!