Bahaya Kista Bartholin Jika Tidak Di Operasi

Bahaya Kista Bartholin Jika Tidak Di Operasi

Apa itu Kista Bartholin ? Mari kita cari tahu lebih lanjut..

Kista bartholin adalah sepasang kelenjar yang terletak di lubang vagina sebesar kacang terletak di antara labia minora dan pada selaput dara,saat tidak membengkak/terinfeksi, kelenjar bartholin ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang dan tidak dapat diraba, kelenjar ini mengeluarkan cairan apabila sedang berhubungan seksual gunanya untuk melumasi, cairan ini di keluarkan melalui saluran bartholin.

Munculnya kista bartholin terjadi apabila saluran bartholin mengalami penyumbatan, kondisi seperti ini akan sangat mudah membuat cairan naik kembali dan menumpuk, tumbuhnya benjolan memang jarang menjadi kekhawatiran, karena tidak menimbulkan gejala menakutkan, terkadang kista ini kerap sembuh dengan sendirinya, apabila terjadi pembengkakan bisa di tangani dengan perawatan rumahan.

Namun terkadang pasien mengalami infeksi akan memicu terjadinya pertumbuhan abses, ditimbulkan efek pada pasien akan mengalami nyeri, vulva membengkak, demam, dan kedinginan.

Bahaya Kista Bartholin Jika Tidak Di Operasi

Faktor Apa Saja Yang Menyebabkan Terjadinya Kista Bartholin :

  1. Munculnya radang
  2. Adanya Infeksi Bakteri
  3. Terjadinya iritasi dalam waktu lama

Gejala Utama Kista Bartholin Yang Terjadi

Kista yang berukuran kecil tidak terinfeksi biasanya tidak mengalami nyeri atau gejala, oleh karena itu, wanita yang memiliki kista tidak menjalani pengobatan apapun, terkadang kista dapat terdeteksi ketika pasien menjalani tes ginekologi, seperti pemeriksaan panggul dan pap smear.

  1. Adanya demam.
  2. Abses,bila kista berinfeksi.
  3. Terdapat tonjolan di area labia.
  4. Terasa sakit dan nyeri di area vulva, umumnya terasa ketika berhububgan seksual.
  5. Labia yang mengalami membengkak atau memerah.

Bahaya Kista Bartholin Jika Tidak Di Operasi

↵ Kista pecah

Bahaya ditakutkan dari kista bartholin adalah, kista mengalami pembengkakan besar dan parah terjadi oleh infeksi, maka kista akan pecah, apabila kista pecah dampak yang ditimbulkan bagi penderita akan mengalami rasa sakit yang menyiksa bagi penderitanya.

↵ Demam

Selain kista mengalami pecah ada pula penyebab dari kista bartholin apabila tidak langsung melakukan pengobatan yang akan mengakibatkan terjadinya demam berkelanjutan.

↵ Kanker

Kista tergolong dalam penyakit yang berbahaya karena bisa berdampak pada penyakit kanker yang mematikan, penyakit ini di takuti oleh semua orang, karena bila kondisinya sudah parah akan berdampak pada kematian.

Diagnosis Kista Bartholin

Tahap awal yang akan ditanyakan dokter ialah mengenai riwayat kesehatan pasien, setelah itu dokter melakukan pemeriksaan fisik pada psien, umumnya kista bartholin hanya terjadi pada satu sisi sedangkan pada sisi lainnya, tetap berukuran normal.

Sangat penting bagi pasien untuk melakukan pemeriksaan di bagian panggul, timbulnya benjolan mengetahui diagnosis penyakit yang di derita pasien, selain dokter memeriksa dari panggul biasanya dokter mengambil contoh dari cairan vagina untuk dapat mengetahui apakah ada infeksi menular seksual atau tidak.

Penanganan Kista Bartholin

Pengobatan kista bartholin di tangani dengan cara yang berbeda-beda, jika kista masih berukuran kecil dapat di obati di rumah serta tidak memerlukan obat-obatan yang spesifik. Bila ukuran kista lebih membesar atau terjadi infeksi, maka cara pengangkatan kista, pengeluaran abses dan meliputi obat-obatan.

  • Cara dengan berendam air hangat setinggi panggul dengan posisi duduk, dapat menjadi pilihan, lakukan dengan secara rutin kurang lebih selama empat hari, hingga kista pecah dan cairan keluar, menggunakan handuk hangat juga dapat di gunakan untuk mengkompres area dimana kista terletak.
  • Obat pereda nyeri, bagi penderita kista dapat juga mengkonsumsiparacetamol dan ibuprofen sebagai pereda nyeri, dengan memperhatikan dosis dan keterangan penggunaan, jika benjolan bertambah besar dan merasakan sakit yang berkepanjangan segeralah hubungi dokter atau datangi klinik pengobatan terdekat.

Selanjutnya..

Obat antibiotik, antibiotik dapat digunakan untuk menghilangkan infeksi penyebab dari abses pada kista yang terinfeksi, juga pada kasus dimana penderita mengalami infeksi yang menular.

Berikut ini beberapa makanan yang tidak boleh di konsumsi oleh penderita kista bartholin :

1. Kacang Kedelai.
2. Makanan yang telah diolah menggunakan wadah plastik di dalam microwave.
3. Hindari minuman yang berada dalam kemasan botol plastik atau kemasan air plastik.
4. Makanan yang di olah dengan cara di bakar atau di goreng.
5. Kangkung, sayuran toge dan sawi putih
6. Makanan yang mengandung msg atau vetsin, seperti ikan asin atau vetsin.
7. Hindari minuman yang beralkohol, bersoda dan terlalu dingin.
8. Hindari daging merah, seperti sapi, kambing, kerbau.
9. Hindari makanan yang diawetkan termasuik mie instan

Mulailah dengan kebiasaan dalam menjaga kebersihan di area alat kelamin dengan sebaik mungkin, juga gunakan alat pengaman ketika akan melakukan hubungan seksual untuk menghindari terjadinya kista bartholin terinfeksi.

By https://www.grosirherbalindonesia.com/

Wanita 22 tahun yang tertarik dengan skincare dan makanan organik. Selama 3 tahun menghabiskan waktunya membuat artikel kesehatan dari berbagai sumber khususnya dalam pemanfaatan obat herbal. Tujuannya menulis untuk memotivasi dirinya agar menjalankan pola hidup sehat dan menyebarkan informasi. Nabila berkomitmen membatasi junk food dan olahraga rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
×
Konsultasi yuk!